Perkembangan Apple
APPLE INC.
Apple, Inc. (sebelumnya bernama Apple Computer, Inc.)
adalah sebuah perusahaan yang terletak di daerah Silicon
Valley, Cupertino, California, yang bergerak dalam bidang teknologi
komputer. Apple membantu bermulanya revolusi komputer pribadi pada
tahun 1970-an dengan produknya Apple II dan memajukannya
sejak tahun 1980-an hingga sekarang dengan Macintosh. Apple
terkenal akan perangkat keras ciptaannya, seperti iMac, Macbook,
perangkat pemutar lagu iPod, dan telepon genggam iPhone.
Beberapa perangkat lunak ciptaanya pun mampu bersaing di bidang kreatif seperti
penyunting video Final Cut Pro, penyunting suara Logic Pro dan
pemutar lagu iTunes yang sekaligus berfungsi sebagai toko lagu
online.
Logo APPLE
Filosofi Logo
Apple
Logo Apple yang pertama didesain oleh Ron Wayne, yang
juga merupakan pendiri Apple. Logo Apple yang pertama terlihat agak rumit.logo
itu menggambarkan Newton berdiri di bawah pohon pengetahuan terlarang (jaman
Adam & Hawa). Steve Jobs berpikir bahwa logo itu sedikit terlalu
intelektual dan terlalu detail, yang membuat logo itu sulit diingat.
Taun 1977 Rob Janoff mendesain ulang logo Apple. Desain
logonya sangat simple yang terdiri dari sebuah apel yang sedikit tergigit dan
diisi dengan warna pelangi. Meskipun susunan warnanya. keliru.
Logo baru itu bermakna :
Logo baru itu bermakna :
- · Gigitan atau “the bite” melambangkan pengetahuan
dari buah pengetahuan di Taman Eden. Selain itu juga merupakan kesamaan
suara dengan “byte”.
- Warna-warni melambangkan
kemampuan komputer Apple II yang dapat menampilkan warna lebih banyak.
- Pemilihan warnanya melambangkan
vibrasi & energi. Kesalahan urutan warna dalam logo baru itu bukanlah
sesuatu tidak disengaja melainkan lambang “keluar dari aturan baku” atau
dengan kata lain kebebasan dan keberanian perusahaan dalam merevolusi
teknologi.
Seorang eksekutif dari Apple, Jean Louis Gassee dengan
bangganya bilang, “You couldn’t dream of a more appropriate logo: lust,
knowledge, hope and anarchy”.
Tahun 1997 Steve Jobs memutuskan mengubah logo
warna-warninya menjadi 1 warna solid, agar lebih minimalis dan mengikuti jaman.
Danjadilah logo Apple seperti yang kita kenal sekarang ini.
Pra-pendirian
Sebelum membantu mendirikan
Apple, Steve Wozniak adalah seorang hacker elektronik.
Pada tahun 1975, dia bekerja di Hewlett-Packard dan membantu
temannya Steve Jobs mendisain video game untuk Atari.
Pada saat itu, Wozniak telah membeli computer time pada
bermacam jenis minicomputer yang di-host oleh Call
Computer, sebuah perusahaan timesharing. Terminal komputer pada
saat itu mayoritas berbasis kertas; thermal printer seperti Texas
Instruments Silent 700 adalah terminal yang paling maju. Wozniak melihat
sebuah artikel di majalah bernama Popular Electronics edisi 1975 yang
berisikan bagaimana cara untuk membuat terminal komputer sendiri.
Menggunakan alat-alat yang dapat dibeli di toko, Wozniak merancang dan membuat
komputer bernama Computer Conversor, sebuat video teletype yang
bisa dipakai untuk mengakses minicomputer di Call Computers. Disainnya kemudian
dibeli oleh Call Computers dan beberapa unit terjual.
Pada tahun 1975 Wozniak mulai
menghadiri pertemuan sebuah klub bernama Homebrew Computer Club.
Microcomputer baru seperti Altair 8800 dan IMSAI menginspirasinya untuk
memasang sebuah mikroprosesor pada video teletype-nya untuk
menjadikannya sebuah unit komputer yang lengkap.
Pada saat itu CPU yang banyak
tersedia adalah Intel 8080 seharga $US 179 dan Motorola 6800 seharga $US 170.
Wozniak lebih tertarik pada Motorola 6800 tetapi harganya terlalu mahal. Dia
pun kemudian sadar dan hanya mendisain komputer di atas kertas.
Ketika MOS
Technology memproduksi chip 6502 pada tahun 1976 dengan harga
$US 20, Wozniak membuat sebuah versi BASIC untuk chip tersebut dan
mulai mendisain sebuah komputer untuk menjalankannya. Chip 6502 didisain oleh
orang yang sama yang telah mendisain Motorola 6800. Wozniak kemudian berhasil
membuat komputer tersebut dan membawanya ke pertemuan-pertemuan Homebrew
Computer Club untuk dipamerkan. Pada satu pertemuan Wozniak bertemu teman
lamanya Steve Jobs yang tertarik akan potensi komersialisasi komputer-komputer
kecil.
Tahun-tahun pertama
Steve Jobs dan Steve Wozniak
sudah berteman sejak lama. Bertemu pertama kali pada tahun 1971 ketika seorang
teman memperkenalkan Wozniak yang saat itu berumur 21 tahun kepada Jobs yang
saat itu baru berumur 16 tahun. Jobs berhasil membujuk Wozniak untuk membuat
komputer dan menjualnya. Jobs mendekati sebuat toko komputer lokal The Byte Shop yang tertarik
untuk membeli komputer tetapi hanya komputer yang sudah terpaket lengkap,
pemilik toko tersebut Paul Terrell mengatakan ia siap membeli 50 unit seharga
$US 500 satunya.
Komputer buatan Wozniak hanya memiliki beberapa
kelebihan. Salah satunya dapat menggunakan TV sebagai monitor di mana saat itu
banyak komputer tidak memiliki monitor sama sekali. Monitor ini bukanlah
seperti monitor modern dan hanya menampilkan teks dengan kecepatan 60 karakter
per detik. Komputer ini bernama Apple I dan memiliki kode bootstrap pada
ROM-nya yang membuatnya lebih mudah untuk dihidupkan. Akhirnya dengan paksaan
Paul Terrell Wozniak juga mendisain sebuah mekanisme kaset untuk membuka dan
menyimpan program dengan kecepatan 1,200 bits/detik, sebuah kecepatan yang
cukup tinggi pada saat itu. Walaupun komputer tersebut cukup sederhana
disainnya adalah sebuah masterpiece, menggunakan jumlah komponen yang jauh lebih sedikit dengan
komputer-komputer sejenisnya dan berhasil memberi reputasi kepada Wozniak
sebagai seorang master designer dengan cepat.
Komentar
Posting Komentar